kopditcubonaventura@gmail.com
0811-5791-300

PUSKOPCUINA EVALUASI TERRITORY MANAGEMENT CU WILAYAH KALBAR

PUSKOPCUINA menyelenggarakan Rapat Khusus Evaluasi Territory Management untuk CU-CU primer wilayah Kalimantan Barat. Rapat khusus tersebut berlangsung selama 2 hari, tanggal 6 dan 7 September 2023, bertempat di Aula Paroki Santo Mikael, Kec.Simpang Dua, Kabupaten Ketapang. CU Pancur Dangeri menjadi tuan rumah rapat ini.

Rapat Khusus Evaluasi Territory Management, diikuti oleh 10 CU primer di Gerakan PUSKOPCUINA yaitu Khatulistiwa Bakti (Pontianak), Stella Maris (Pontianak), Pancur Dangeri (Ketapang), Usaha Kita (Sekadau), Tilung Jaya (Kapuas Hulu), Muare Pesisir (Kubu Raya), Bonaventura (Singkawang), Kusapa (Sanggau), Sari Intugin (Sambas), dan Muara Kasih (Pontianak). 
Peserta dari CU Bonaventura adalah H.Darmawansyah, Syarif Husin, Bernatus Epeh, Chr.Nur Widyono, dan Nikodemus.
Rapat Khusus Evaluasi Territory Management, dipimpin oleh Marselus Sunardi, Ketua Pengurus PUSKOPCUINA.
Tujuan diadakannya rapat khusus ini adalah:

  1. Mengevaluasi implementasi kesepakatan TM yang lalu 
  2. Sharing dalam penerapan WPP (Wilayah Pelayanan Prioritas) 
  3. Melakukan koordinasi dan komunikasi terkait pengembangan CU di Wilayah Kalimantan Barat.

PUSKOPCUINA secara terprogram melaksanakan kegiatan evaluasi Territory Management, bagi anggota dan telah dibuat kesepakatan-kesepakatan untuk ditindaklanjuti bersama dan harus terus dievaluasi pelaksanaannya. 
Harapannya dengan kegiatan ini akan semakin memperkuat Network Accountability dalam jaringan PUSKOPCUINA masa mendatang.

Territory Management adalah suatu metode pengelolaan sebuah wilayah pelayanan, mulai dari pengetahuan dan pemahaman tentang wilayah pelayanan, penyusunan rencana pengelolaan, implementasi serta evaluasi terhadap metode pengelolaan dan hasil dari pengelolaan wilayah pelayanan tersebut.
Melalui Territory Management, PUSKOPCUINA sebagai Federasi Nasional CU berupaya untuk mewujudkan Credit Union yang sehat, aman, terpercaya, terintegrasi, dan berkelanjutan dengan memastikan tidak terjadi pengelolaan CU dalam wilayah pelayanan yang sama sehingga pelayanan menjadi lebih efektif, produktif dan efisien.
Dengan penataan wilayah mulai dari TP hingga tingkat federasi nasional, di seluruh wilayah Kalimantan Barat, pelayanan CU tersebar secara merata. Tidak ada kota dan kecamatan yang dimasuki sekaligus oleh beberapa CU, sedangkan masih terdapat banyak kota dan kecamatan yang tidak ada pelayanan CU sama sekali.
Pada lingkup CU-CU primer, Territory Management adalah upaya CU Bonaventura dengan CU Primer lain untuk bersepakat menetapkan dan menata wilayah pelayanan prioritas dalam wilayah yang beririsan supaya pengelolaan CU masing-masing menjadi lebih efektif, produktif dan efisien.
Apabila tidak ada penataan wilayah, dapat terjadi persaingan tidak sehat antar CU, saling rebut merekrut anggota yang sama. Padahal setiap CU bertujuan mensejahterakan anggotanya. 
Sedangkan bagi internal CU Bonaventura, Territory Management adalah upaya CU Bonaventura untuk menata wilayah pelayanan masing-masing Tempat Pelayanan (TP) agar tidak terjadi tumpang tindih wilayah pelayanan antar TP agar kinerja CU menjadi lebih efektif, produktif dan efisien. Pengawasan terhadap tempat pelayanan juga lebih mudah, pengembangan CU tidak terlalu jauh.

Kualitas pelayanan anggota semakin merata, efektif, dan meningkat. Manajemen biaya menjadi lebih baik karena CU dapat mengestimasi biaya yang tepat. Pemasaran  bisa dilakukan dengan baik dan tepat sehingga pemahaman tentang produk dan pelayanan semakin meningkat, serta bagaimana mengoptimalkan nilai produk simpanan dan pinjaman serta pemasarannya kepada anggota. 
Dengan demikian aktivitas lembaga lain yang dilakukan di wilayah pengembangan maupun persepsi anggota tentang lembaga lain tidak akan berpengaruh secara signifikan terhadap kualitas pelayanan CU.
Karena itulah dalam Territory Management, dikenal istilah-istilah Wilayah Pelayanan Prioritas (WPP), Wilayah Pelayanan Biasa (WPB), dan Luar Wilayah Pelayanan (LWP).
Demi memastikan keberhasilan Territory Management, PUSKOPCUINA telah menyiapkan beberapa rencana kerja :

  1. Memastikan CU memiliki kebijakan Territory Management (TM) sesuai dengan ciri khas dalam implementasinya yang dimasukan dalam MO Organisasi;
  2. Menghimpun peta wilayah pengembangan CU dan peta pengembangan TP/KC dilengkapi dengan data pengurus yang bertanggungjawab, jumlah manajemen TP/KC, jumlah komite, jumlah kelompok inti, jumlah komunitas basis, jumlah kelompok binaan dan jumlah anggota pada bulan Januari 2024;
  3. Menginisiasi pertemuan dengan PUSKOP Credit Khatulistiwa dan PUSKOP CU Borneo bersama anggotanya terkait TM tahun 2024;
  4. Mendorong pemandirian CU anggota supaya berbadan hukum kabupaten atau kota dan/atau provinsi;
  5. Mendampingi CU anggota mendapatkan ijin pembukaan KC/KCP/KK.

Rapat Khusus Evaluasi Territory Management kali ini juga menghasilkan beberapa kesepakatan yang harus ditindaklanjuti oleh CU Primer sebagai berikut : 

  1. Membuat Kebijakan Territory Management (TM) dalam Manual Operasional Organisasi paling lambat Desember 2023;
  2. Menyelesaikan pembuatan peta wilayah pengembangan CU dan diserahkan kepada PUSKOPCUINA paling lambat Januari 2024;
  3. Membuat peta pengembangan TP/KC dilengkapi dengan data pengurus yang bertanggungjawab, jumlah manajemen TP/KC, jumlah komite, jumlah kelompok inti, jumlah komunitas basis, jumlah kelompok binaan dan jumlah anggota periode 31 Desember 2023, diserahkan kepada PUSKOPCUINA paling lambat bulan Januari 2024;
  4. Mengangkat kelompok inti di setiap WPP minimal 1 (satu) orang;
  5. Mengadakan pertemuan lanjutan bagi CU yang beririsan untuk melakukan evaluasi implementasi TM paling lambat Juli 2024;
  6. Meninjau kembali dan menetapkan status KC atau KCP, dan/atau KK dengan mempertimbangkan efesiensi dan efektivitas operasional.

Pelaksanaan kesepakatan tersebut akan dievaluasi pada rapat khusus Territory Management berikutnya, dengan tuan rumah CU Sari Intugin.
Perlu diketahui bahwa pada 2022, CU Bonaventura telah mengadakan pertemuan membahas penetapan WPP, WPB, dan LWP bersama CU lain dalam gerakan PUSKOPCUINA yang beririsan yaitu CU Khatulistiwa Bakti dan CU Sari Intugin. Pertemuan dengan CU Khatulistiwa Bakti dilaksanakan bulan Juni 2022 di Pontianak. Sedangkan pertemuan dengan CU Sari Intugin dilaksanakan di Singkawang pada Juli 2022. Pertemuan dihadiri pula oleh PUSKOPCUINA.

0 Komentar
Tinggalkan Komentar

Video